4 sehat 5 sempurna

4 sehat 5 sempurna

Sabtu, 16 Januari 2010

4 Sehat 5 Sempurna

Susu yang melalui proses UHT mengandung kalsium dan potasium lebih banyak dibanding susu yang melalui proses pasteurisasi.

Susu Sapi
Tradisi minum susu sapi sudah dikenal sejak 6000-8000 SM di Mesir, karena manfaatnya bagi kesehatan. Penelitian terakhir manfaat susu sapi adalah pelindung sel kolon dari zat penyebab kanker. Selain itu, bermanfaat untuk mencegah migren dan mengurangi sindrom pramenstruasi. Para ahli gizi menganjurkan susu sapi rendah lemak bagi yang sedang menurunkan berat badan, agar tetap memperoleh kalsium.

Susu sapi merupakan sumber vitamin D, vi­tamin K, dan kalsium, yaitu tiga nutrisi penting bagi kesehatan tulang. Sedangkan kandungan vitamin B12 dan ribovlafin bermanfaat untuk kesehatan kardiovaskular dan enerji. Penelitian terbaru menemukan bahwa kandungan asam lemak pada susu sapi yang disebut conjugated linoleic acid (CLA) berfungsi untuk membunuh sel kanker kulit dan kanker payudara. Selain itu, CLA |uga bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol hingga mencegah aterosklerosis (penyempitan pembuluh nadi karena plak yang disebabkan kolesterol tinggi).

Susu Unta
Unta berpunuk satu sudah dikembangbiakkan di daerah Selatan Arab Saudi sejak 3000 SM untuk dimanfaatkan daging dan susunya. Sebelum dikonsumsi susu unta harus melalu proses pasteurisasi. Kandungan protein dan komposisi asam lemaknya yang unik membuat susu unta tidak bisa menggumpal ketika diasamkan dan kepala susunya tidak mudah dipisahkan. Itu sebabnya susu unta tidak bisa dijadikan keju. Susu unta dikabarkan lebih bergizi dari susu sapi, karena mengandung lebih sedikit lemak dan laktosa. Namun, kandungan potasium, zat besi, dan vitamin C-nya lebih tinggi. Selain itu, sebuah penelitian telah membuktikan bahwa susu unta mengandung kolesterol 40% lebih rendah dari susu sapi. Soal kandungan mineral, susu unta boleh dibanggakan, karena sodium dan magnesiumnya cukup tinggi.

Susu Kuda
Sama seperti makhluk mamalia lain, kuda juga memproduksi susu setelah melahirkan. Di Mongolia, Kazakhstan, dan Tibet susu kuda yang difermentasi dijadikan minuman yang su­dah lazim dikonsumsi masyarakatnya. Susu kuda bermanfaat untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh dan menstimulasi pembersihan organ dalam tubuh. Kandungan vitaminnya cukup tinggi. Sedangkan kalori dan lemaknya lebih sedikit dibanding susu sapi. Kandungan albuminnya yang tinggi membuat susu kuda lebih mudah dicerna.

Susu Keledai
Masyarakat Yunani menganggap susu keiedai sebagai obat terbaik. Pada masa Perang Dunia susu keiedai dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan susu para bayi yang tidak bisa mendapat ASI. Kadar asam lemak, mineral, serta vitamin A, B, C, D, dan E-nya sangat tinggi. Itu sebabnya susu ini bisa mencegah penuaan kulit, mampu meregenerasi kulit, dan men|aga kelembabannya. Selain itu, komposisi kan­dungan gula dan protein susu keiedai mirip dengan komposisi susu manusia. Karena itu, bisa diberikan kepada bayi.

Susu Kerbau
Susu kerbau mudah dikenali dari warnanya yang putih bersih. Bahkan, lebih putih dan susu sapi. Bisa diolah secara variatif menjadi mentega, keju, susu kental manis, es krim, dan yogurt. Karena teksturnya lebih pekat daripada susu sapi, susu kerbau lebih hemat ketika diolah. Susu kerbau mengandung sedikit kadar air. Itu sebabnya susu ini mudah diolah.

Kandungan laktosa, lemak, protein, kolesterol, dan asam lemak jenuhnya lebih banyak diban­ding susu sapi. Bahkan, kandungan lemaknya dua kali lebih banyak daripada susu sapi. Banyaknya kadar lemak ini karena kerbau membuang kelebihan lemak dari tubuhnya ke dalam susunya. Warna putih pada susu ker­bau disebabkan oleh sedikitnya kandungan pigmen karoten kuning yang biasanya tanda adanya kandungan vitamin A.

Susu Kambing
Susu kambing berguna sebagai pengganti susu sapi bagi mereka yang alergi susu sapi, karena kaseinnya lebih rendah daripada susu sapi, sehingga lebih mudah dicerna. Namun, susu kambing sebaiknya direbus atau dipasteurisasi, karena infeksi bakteri pada hewan jika menular pada anak-anak melalui susu dapat menimbulkan penyakit brucellosis. Kandungan kalori dan proteinnya memang lebih tinggi daripada susu sapi. Tetapi, susu kambing miskin vitamin D, vitamin B12, folat, dan zat besi.

Susu Domba
Sama seperti susu kambing, susu domba memiliki molekul lemak kecil, sehingga lebih mudah dicerna ketimbang susu sapi. Susu domba juga bisa menjadi susu pengganti bagi mereka yang alergi terhadap susu sapi atau susu kambing. Tekstur susu ini pekat dan rasanya agak manis. Kandungan mineral, seperti kalsium, fosfor, seng, dan vi­tamin B kompleksnya mencapai dua kali lipat susu sapi. Sayangnya, kandungan lemak jenuhnya sangat tinggi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar